Sosialisasi Merdeka Belajar Tingkat Gugus di Kabupaten Wajo

Firman Rusliawan
Kategori Berita: Umum 28 Agustus 2022 | Dibaca 43x Diposting oleh: Firman Rusliawan
Kebijakan Merdeka Belajar merupakan langkah untuk mentransformasi pendidikan demi terwujudnya SDM unggul yang memiliki Profil Pelajar Pancasila. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Wajo melalui Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) selaku mentor dalam menjalankan program Merdeka Belajar berkewajiban penuh dalam menyukseskan program yang dicanangkan oleh Kemendikbudristek. Sebagai tindak lanjut program tersebut yakni dengan melakukan transfer pengetahuan terkait dengan berbagai program Merdeka Belajar ke kalangan pendidik dan tenaga kependidikan secara serentak di tingkat gugus sekolah dari jenjang PAUD, SD, dan SMP se-Kab.Wajo dengan harapan program unggulan dari Merdeka Belajar yang terkait dengan sekolah diketahui secara masif dan utuh oleh kalangan guru dan tenaga kependidikan di sekolah.

Menurut Drs. Faisal, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Wajo, pada proyeksi capaian Merdeka Belajar saat ini di Kab. Wajo masih menunjukkan progres yang belum optimal sehingga membutuhkan pola kerja yang lebih masif dengan melibatkan stakeholder pendidikan seperti halnya pengawas sekolah, penilik, dan kepala sekolah untuk berperan aktif dalam hal penyampaian informasi maupun peran dalam mengawal keberlangsungan program Merdeka Belajar di sekolah.


Kepala Bidang PTK Disdikbud Wajo, Dr. Edy Muliawan juga mengatakan bahwa pada capaian Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) saat ini hanya sebanyak 56 dari 815 sekolah dilingkup Disdikbud Wajo  yang terdaftar IKM dengan rincian: terdapat 21 TK/KB, 16 SD, 12 SMP, serta PKBM dan SKB sebanyak 7 lembaga. Sementara pada Program Guru Penggerak (PGP) jumlah Guru Penggerak hanya sebanyak 43 org, sedang jumlah guru yang ada di Kab. Wajo sebanyak 4.391 orang yang terdiri dari PNS dan Non PNS. Ini menandakan bahwa  guru yang berminat untuk mengikuti Program Guru Penggerak masih sangat minim, sementara peluang yang diberikan oleh Kemendikbudristek untuk pemerintah daerah masih sangat terbuka lebar dengan target hingga tahun 2024 sebanyak 450.000 Guru Penggerak se-Indonesia. Pada Program Sekolah Penggerak (PSP) di lingkup Disdikbud Wajo sebanyak 40 sekolah yang terdiri dari Angkatan 2 sebanyak 29 sekolah dan Angkatan 3 sebanyak 11 sekolah. Namun jika dibandingkan dengan jumlah sekolah yang ada di Kab. Wajo sebanyak 815 sekolah hanya mencapai 5 persen untuk capaian PSP.

Dari penjelasan data di atas, Dr. Edy Muliawan mengatakan memiliki alasan yang kuat untuk melaksanakan kegiatan Sosialisasi Merdeka Belajar di tingkat gugus secara serentak, guna untuk mendorong percepatan penerapan program Merdeka Belajar dengan melibatkan  semua pendidik dan tenaga kependidikan dari jenjang PAUD, SD, dan SMP  di Kab. Wajo untuk belajar dan berdiskusi bersama serta saling mendukung untuk memaksimalkan program Merdeka Belajar untuk berjalan maksimal.


Hal senada juga disampaikan oleh Tim BBPG Sulsel yg dipimpin oleh Dr. Fardus yang berkunjung di kegiatan sosialisasi ini. Beliau mengapresiasi dengan mengatakan kegiatan ini sangat baik dan merupakan upaya Disdikbud Wajo dalam mendorong tercapaianya program Merdeka Belajar utamanya pencapaian Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Pelaksanan sosialisasi ini dari tanggal 22-24 Agustus 2022 dengan melibatkan hingga 2.500 peserta dari 75 gugus di 14 kecamatan secara serentak, dengan menghadirkan tim narasumber dari unsur Pengawas Sekolah, Guru Penggerak, Pendamping Guru Penggerak, Sekolah Penggerak, Komunitas Belajar Guru Nusantara, dan Komunitas GMT, yang mana tim ini sudah melalui proses dalam berbagi praktik baik dalam Merdeka Belajar. Drs. Faisal, Kadis Dikbud Wajo mengharapkan kegiatan ini bisa memberikan dampak secara signifikan kepada tenaga pendidik dan kependidikan di Wajo untuk lebih meningkatkan kualitas diri mereka serta kapasitas mereka dalam menyukseskan Program Merdeka Belajar dan sebagai pengawal marwah mutu Pendidikan di Tanah Wajo.



(Sumber Berita: )

Firman Rusliawan
Kategori Berita: Umum 28 Agustus 2022 | Dibaca 43x Diposting oleh: Firman Rusliawan

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔14 Juli 2022

    Temu Koordinasi Kemitraan dalam Rangka Peningkatan Mutu GTK Disdik Kota Makassar

  • Agenda
    🕔14 Juli 2022

    Bimtek Pelaksanaan Assesmen Diagnostik pada Satuan Pendidikan Pelaksana IKM Mandiri di Kab./Kota

  • Agenda
    🕔04 Juli 2022

    Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM)

  • Agenda
    🕔25 Juni 2022

    Sosialisasi Aktivasi dan Pemanfaatan Akun Pembelajaran

  • Agenda
    🕔22 Juni 2022

    Refleksi Kegiatan Refleksi Implementasi Program PSP dan Digitalisasi Sekolah di Kab./Kota se Provinsi Sulawesi Selatan

Selengkapnya

Sosial Media